Semarak Idul Adha 2026 M – 1447 H di Pondok Al-Fadholi : Dari Syahdunya Doa Arafah,Takbir Keliling Hingga Distribusi Ratusan Paket Qurban
Bagikan Konten ini :
MALANG – Pelaksanaan Qurban di Pondok Al-Fadholi pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H (2026 M) tahun ini berlangsung dengan kesuksesan besar dan semarak yang luar biasa. Momentum suci ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang apik dan harmonis antara para santri putra dan santri putri di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fadholi, Kota Malang. Dengan antusiasme yang tinggi, seluruh elemen pondok bergotong royong menjadikan ibadah tahunan ini penuh makna, lancar, dan membawa keberkahan bagi masyarakat luas.
Kekhusyukan Majelis Ta’rif bil Arafah Sebelum Qurban di Pondok Al-Fadholi
Sebelum menyambut hari pemotongan hewan qurban yang penuh suka cita, keluarga besar pondok dan masyarakat umum terlebih dahulu menyelenggarakan majelis “Ta’rif bil Arafah”. Berdasarkan undangan resmi pondok, acara ini dilangsungkan pada hari Selasa, 26 Mei 2026, yang bertepatan dengan momentum jamaah haji wukuf di Arafah. Bertempat di Masjid Al-Fadholi, kegiatan dimulai selepas salat Ashar hingga selesai.
Majelis yang khidmat ini diisi dengan kegiatan spiritual yang mendalam, mulai dari memperbanyak ilmu agama, dzikir bersama, lantunan sholawat nariyah, hingga doa bersama. Selain untuk mengharap ridha Allah SWT, doa khusus juga dipanjatkan agar para jamaah haji yang sedang berada di Tanah Suci mendapatkan predikat haji yang mabrur. Majelis ini menjadi pondasi spiritual yang kuat sebelum seluruh santri terjun mengurus hewan Qurban di Pondok Al-Fadholi pada keesokan harinya.
Aksi Cekatan Santri Putra dan Putri dalam Mengelola Hewan Qurban
Puncak semarak perayaan berlanjut pada prosesi pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang dilangsungkan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 27 Mei 2026 M atau 10 Dzulhijjah 1447 H. Berdasarkan laporan resmi Panitia Qurban Pondok Al-Fadholi 2026, pada tahun ini pihak pondok menyembelih hewan qurban yang terdiri dari 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Terdapat total 23 orang pengqurban yang berpartisipasi dalam patungan sapi maupun qurban mandiri, dengan total perputaran dana operasional dan pembelian hewan mencapai Rp 69.000.000.
Proses pengelolaan hewan qurban ini menjadi pemandangan yang sarat akan nilai pendidikan karakter, kemandirian, dan gotong royong bagi para santri. Santri putra bersama jajaran panitia berfokus pada eksekusi penyembelihan, pengulitan, dan pemotongan daging kasar di area lapangan terbuka. Sementara itu, santri putri mengambil peran yang tak kalah krusial di tahap selanjutnya. Proses penimbangan daging yang membutuhkan ketelitian tinggi, pemotongan detail, hingga pengemasan dilakukan secara langsung dan higienis oleh para santri putri pondok. Di mulai pada jam 8 pagi hingga selesai pada jam 11 kemudian dilanjutkan distribusi.
Kerja sama yang solid ini membuahkan hasil yang sangat efisien dan patut diapresiasi. Dari keseluruhan 3 sapi dan 2 kambing yang disembelih, panitia bagian penimbangan mencatat total daging tertimbang mencapai 427,8 Kilogram. Daging segar tersebut kemudian diproses dengan sangat rapi dan dikemas menjadi 605 bungkus paket siap distribusi.
Distribusi Sukses 605 Paket Daging Qurban di Pondok Al-Fadholi
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, ratusan paket daging tersebut langsung disalurkan kepada berbagai elemen masyarakat tanpa menunda waktu. Penerima manfaat mencakup asatidz, guru TK, santri RTQ dan Madin, pemboleng, kolega pondok, hingga masyarakat umum.
Sistem distribusi Qurban di Pondok Al-Fadholi dilakukan secara terstruktur agar tepat sasaran dan merata. Berdasarkan data audit lapangan, rute penyaluran paket daging tidak hanya menyasar tetangga di sekitar pondok 1 dan 2 (seperti tetangga utara, selatan, timur, dan barat Pondok Selatan serta area Ndalem), tetapi juga menjangkau area wilayah yang jauh lebih luas. termasuk para santri RTQ, Madin dan TK Al-Fadholi.
Semarak Idul Adha di Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fadholi tahun 2026 M / 1447 H ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan vertikal kepada Allah SWT, tetapi juga bukti nyata manifestasi ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam). Semoga amalan para pengqurban diterima di sisi-Nya.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program pendidikan dan kegiatan harian para santri, silakan kunjungi halaman Profil Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fadholi . Untuk informasi lebih luas mengenai tuntunan fiqih qurban, Anda juga bisa membacanya melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.
ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ
Demikianlah (perintah Allah). Dan siapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati. (QS. Al-Hajj [22] : 32)
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ
Daging-daging qurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya (QS. Al-Hajj [22] : 37)
إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa
(QS. al-Ma'idah [5]: 27)



Tinggalkan Balasan